Tfr0TSW5TpO7BSYlTSAlTfC5Gi==

Bangsa Bahasa : Sambutan Plt. Ketua Yayasan Hari Puisi di Peluncuran Buku Hacia Todo

Bangsa Bahasa : Sambutan Plt. Ketua Yayasan Hari Puisi di Peluncuran Buku Hacia Todo

(Teks Sambutan Plt. Ketua Yayasan Hari Puisi, Peluncuran Buku Hacia Todo, 30 Agustus 2026, PNRI, Jakarta)

oleh Sofyan RH. Zaid




Yang mulia dan yang saya hormati:

  • Bapak Hafidz Muksin, (Kepala Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kemendikdasmen RI);
  • Prof. E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D. (Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia) atau yang mewakili;
  • Mr. Fernando Burgos Sainz, (Wakil Duta Besar Spanyol);
  • H.E. Luis Guillermo Arellano Jibaja (Duta Besar Ekuador); 
  • Mr. Ricardo Bicierril (Konsul & Atase Kedutaan Meksiko); 
  • Mr. Nicolas Montoya dari Kedutaan Kolombia;
  • Para inisiator dan deklarator Hari Puisi Indonesia yang hadir pada hari ini;
  • serta para penyair, pengisi acara, tamu undangan, dan awak media.


Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kita dapat berjumpa hari ini dalam keadaan sehat.

#1

Ada tiga dasar filosofis keberadaan sebuah bangsa, yakni tanah, manusia, dan bahasa. Dala hal ini, bahasa mengambil peran penting dalam hal ini. Maka, sudah selayaknya di banyak negara termasuk Indonesia ada Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Bahasa memang perlu dibina dan dikembangkan agar tidak punah. Kita pun tahu puncak dari bahasa adalah sastra, dan mahkota dari sastra adalah puisi. Itulah kenapa di banyak negara termasuk Indonesia, ada hari puisi. Hari spesial di mana puisi dirayakan dengan gembira dan penuh penhormatan,  

Hari Puisi Indonesia sebagai gagasan telah disuarakan sejak tahun 2012 oleh para penyair perwakilan dari Aceh sampai Papua yang kemudian kita kenal mereka sebagai inisiator dan deklarator HPI. Baru pada tahun 2025, atas usulan Yayasan Hari Puisi yang didukung oleh sejumlah komunitas  dan tokoh sastra dari berbagai daerah di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan menetapkan tanggal 26 Juli sebagai Hari Puisi Indonesia, Hari Nasional Non-Libur. 

Selain itu, dalam penetapan tersebut, Yayasan Hari Puisi juga memiliki peran lain, yakni sebagai salah satu lembaga yang paling konsisten merayakan Hari Puisi Indonesia sejak tahun 2015. Perayaan tersebut sebagai usaha tetap menjaga nyala Hari Puisi Indonesia yang sudah dinyalakan sejak dideklarasikan. Bahkan dalam perayaan Hari Puisi Indonesia, Yayasan Hari Puisi rutin menggelar Sayembara Buku Puisi Anugerah HPI kepada buku-buku puisi terpilih dan Anugerah Kepenyairan Adiluhung kepada penyair yang punya dedikasi dan sumbangsih besar terhadap perpuisian Indonesia.

Jadi, kerja sama antara Badan Bahasa dan Yayasan Hari Puisi merupakan kerja bersama yang bernilai primordial dan strategis untuk mendukung eksistensi kebangsaan Indonesia kita, baik di dalam muapun di luar negeri melalui puisi. Apalagi, penyair itu sendiri adalah bagian dari  'bangsa bahasa'.

#2

Yayasan Hari Puisi yang konsen pada puisi, memiliki dua langkah strategis ke depan, yakni ”ke luar – ke dalam”. Pertama: “Ke luar”, YHP akan menjembatani puisi Indonesia ke luar negeri, di mana salah satu programnya adalah MPI (Menduniakan Puisi Indonesia). Buku Hacia Todo (Kepada Segala) Antologi Puisi Dwibahasa Indonesia - Spanyol ini merupakan anak kandung pertamanya. Buku ini punya target pembaca dunia Hispanik, yakni negara-negara yang berbahasa Spanyol yang akan kita sebarkan melalui atase atau kedutaan besar mereka yang telah menjalin kerja sama dengan Yayasan Hari Puisi.

Kedua: “Ke dalam”, YHP akan melangkah ke dalam negeri yang lebih jauh, yakni ke arah pelajar dan penyair muda yang tersebar di berbagai daerah. Di mana masa depan sastra Indonesia -salah satunya- berada di tangan mereka, atau setidaknya langkah ini dilakukan untuk memperluas wilayah pembaca sastra Indonesia itu sendiri. Salah satu program yang akan kita canangkan adalah Akademi Puisi Indonesia (API), yakni sekolah untuk belajar -mencipta, membaca, dan mengkaji- puisi secara mendalam.

Program ikonik Yayasan Hari Puisi, seperti Sayembara Buku Puisi Anugerah HPI  dan Anugerah Kepenyairan Adiluhung akan tetap kita pertahankan. Selebihnya, kita juga akan menggelar lomba atau sayembara lain puisi yang target pesertanya adalah pelajar dan para penyair muda. 

Dua langkah strategis Yayasan Hari Puisi: ‘ke luar’ dan ‘ke dalam’ ini sesungguhnya sangat berkaitan. Keluar bisa ke dalam atau ke dalam bisa juga ke luar. Semoga dengan cara ini, Yayasan Hari Puisi bisa terus melahirkan anak-anak kandung kreatif yang lebih masif, adaptif, dan inovatif.

#3

Semoga di dalam dunia puisi dan kepenyairan Indonesia ini, apa yang pernah dituliskan Sutardji Calzoum Bachri selaku pembina Yayasan Hari Puisi menjadi mewujud: 

“Daging kita satu arwah kita satu

Walau masing jauh

Yang tertusuk padamu berdarah padaku!”


Jakarta, 30 Agustus 2026


Type above and press Enter to search.